MEDAN – Aliantalkshow.com
Saat ini semakin banyak orang-orang didalam PDI Perjuangan jadi penghianat hanya gara-gara keinginan tidak tercapai. Apalagi keinginan tersebut bisa menguntungkan untuk kepentingan pribadi. Dengan berbagai cara dilakukan untuk menjelek-jelekan orang yang sudah terpilih secara aturan yang berlaku di partai.
Hal ini dikatakan Rapiin Simbolon Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Selasa (17/03/2026) saat memberikan kata sambutan pada acara Pendidikan Politik sekaligus Fit And Proper Tes dan Pelatihan Kepemimpinan Calon Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Medan yang dilaksanakan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Medan.
Dikatakannya, saat ini yang mengikuti Fit And Proper Tes dan Pelatihan Kepemimpinan Calon Ketua PAC PDI Perjuangan se Kota Medan ada sebanyak 174 orang. Ini membuktikan bahwasanya banyak kader PAC (Pimpinan Anak Cabang) PDI Perjuangan di 21 kecamatan bisa menjadi Ketua PAC di kecamatan se Kota Medan.
Seandainya, ujar Anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan, jika ada keinginan menjadi Ketua ternyata tidak terpilih, maka jangan jadi penghianatan. Dan mencari-cari kesalahan yang terpilih secara konstitusi. “Perlu diketahui masih ada oknum dari partai lain inginkan PDI Perjuangan ini hancur. Jadi kalau ada oknum dari partai dalam sendiri membuat itu, sama halnya penghianat partai” terangnya.
Dimintanya, Jadi para penghianat dari dalam yang tidak suka lagi dengan PDI Perjuangan silahkan keluar. Para penghianat itu lebih kecam dari musuh. Sebagaimana kata Jendral Sudirman “Jika Ada 10 isi puluru dalam senapang, Maka 9 isi peluru ditembakkan ke penghianat dan 1 peluru untuk musuh” ungkap Rapidin menceritakan pernyataannya Jendral Sudirman.
Lebih lanjut lagi Rapidin mengutarakan pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Prof. DR. HC. Hj. Megawati Soekarno Putri mengatakan, Kita tak perlu banyak, kalau hanya ingin merusak partai. Sedikit orang saja tapi bisa membesarkan nama baik partai. Karena yang dibutuhkan adalah gotong royong dan sama-sama mau bekerjasama.
Ditambah Rapidin pada tahun 1993 Ibu Ketum PDI Perjuangan banyak menghadap berbagai intimidasi tapi dengan semangat gotong royong dan kesolidtan para pengurus. Maka PDI Perjuangan semakin besar.
Untuk itu, para penghianat partai yang tidak mau lagi di PDI Perjuangan silahkan keluar. Karena tidak bisa bergotong royong dan membesarkan partai. Dan menjelek-jelekan kader partai yang terpilih dan tak bisa bekerjasama silahkan keluar. “Kita butuh para kader yang selalu menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan kekompakan serta rasa solid membesarkan partai.
Tampak hadir pada acara Pendidikan Politik sekaligus Fit And Proper Tes dan Pelatihan Kepemimpinan Calon Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Medan diantara, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara beserta pengurus, Hasyim SE Ketuan DPC PDI Perjuangan Kota Medan beserta pengurus serta para calon Ketua PAC PDI Perjuangan se Kota Medan. (Alian)





